Selasa, 29 April 2014

MENIKMATI INDAHNYA PULAU CANTIK DI KARIMUN JAWA



Haii, kali ini saya ingin menuliskan tentang wisata ke Karimun Jawa. Sejauh ini, Karimun Jawa merupakan surga yang layak dikunjungi di sekitar Pulau Jawa. Oke, mungkin sedikit lebai, setidaknya di Pulau Jawa, Karimun Jawa masih bertengger di  puncak. 

Pantai di salah satu pulau
Karimun Jawa merupakan kepulauan kecil di laut Jawa. Jangan tertukar dengan Pulau Karimun di Kepulauan Riau ya, karena Karimun Jawa letaknya di utara provinsi Jawa Tengah. Untuk mencapai Karimun Jawa, ada beberapa dua opsi umum yang bisa dipilih, pertama lewat Semarang dan kedua lewat Jepara. Jika lewat Semarang, anda hanya bisa menaiki kapal cepat dan menempuh jarak yang lebih jauh. Jika lewat Jepara, anda bisa naik jalur cepat menggunakan kapal cepat (Express Bahari) atau jalur lambat menggunakan kapal biasa (roro) seperi KMP Muria. 

Saya akan membahas jalur Jepara dan khususnya ala backpacker, :)
Sebelumnya saya ingin mengingatkan, hal pertama yang harus anda antisipasi adalah tiket kapal. Jika anda menggunakan kapal cepat, jadwalnya cukup banyak dan tersedia hampir setiap hari saat ini, dulu sih tidak. Namun jika memilih kapal lambat seperti KMP Muria, jadwal keberangkatan hanya dua kali seminggu (saat artikel ini dibuat) yaitu Sabtu dan Senin (Jepara-Karimun Jawa); Selasa-Kamis (Karimun Jawa-Jepara). Silahkan cek kembali. Biaya untuk naik kapal biasa adalah Rp30ribuan (tahun 2012) dan untuk kapal cepat adalah Rp 80ribuan (tahun 2012). Ini waktu saya kesana di tahun 2012 ya, silahkan cek lagi harga tiket saat ini.

1.       TIBA DI JEPARA
Hal pertama yang harus anda pastikan adalah tiba di Jepara di waktu yang tepat, alias jangan telat.
Penting. Serius, kalau anda tidak mau ketinggalan kapal, karena kapal ke karimun ini jadwalnya cukup renggang dan kalau musim liburan, dapat tiket express bahari (yang jadwalnya lebih banyak) itu tidak mudah. Percayalah pada saran saya, karena saya pernah ketinggalan kapal, hehehe. 

Untuk mencapai Jepara, anda bisa naik kendaraan pribadi, ojek (kalau masih di sekitaran Jepara) atau moda transportasi bus. Hanya bus, untuk transportasi umum jarak jauh. Jepara tidak dilewati kereta api. Jika mau menggunakan kereta api, anda harus ke semarang dulu, dari semarang anda melanjutkan ke Jepara dengan bus umum. Kereta yang melewati Semarang cukup banyak pilihannya, dari yang ekonomi sampai yang eksekutif. Tinggal pilih saja. Namun yang perlu diingat, sesuaikan kedatangan kereta di Semarang, jadwal trayek bus umum Semarang-Jepara, dan jadwal keberangkatan kapal ke Jepara-Karimun Jawa. Nah, banyak kan yang harus di cek. Saya pribadi sih malas pakai opsi ini karena jadwal kedatangan kereta itu berbeda-beda dari tiap kota. Kalau dari kota anda lebih enak pakai kereta, silahkan pakai kereta.

Opsi kedua adalah menggunakan bus. Ini yang paling mudah dan pilihan armadanya busnya banyaak sekali, dari eko, patas, exe, tinggal pilih. Sekali lagi, sesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal. PENTING. Kalau bisa jangan mepet, karena bisa saja terjadi banyak hal tidak terduga dan malah terlambat tiba (pengalaman saya pribadi). Lebihkan beberapa jam sekedar jaga-jaga, karena jalur pantura itu sering macet saudara, terlebih dari Semarang-Jepara itu rawan macet. 

2.       TERMINAL-PELABUHAN KARTINI
Jika sudah tiba di Jepara, turunlah di terminal Jepara, ini pemberhentian terakhir. Terkadang ada bus baik hati yang mau mengantar penumpang sampai pelabuhan Kartini. Namun kebanyakan sih tidak.
Dari terminal Jepara, anda bisa naik becak, ojek atau jalan kaki ke Pelabuhan Kartini. Tergantung budget dan hobi anda. Biayanya sekitar Rp10-15ribu (tahun 2012). Jalan kaki lumayan dekat, tapi ya tidak dekat-dekat amat. 

Saat sudah sampai pelabuhan, silahkan tunggu keberangkatan kapal. Jika anda naik kapal Muria, lama perjalanan sekitar 5-6 jam. Jadi siapkan perbekalan secukupnya, karena kalau di kapal harganya mahal. Jika naik kapal cepat, lama perjalanannya sekitar 2 jam saja. Dulu sih karena perbedaan harga tiket tidak terlalu jauh, saya akan menyarankan naik kapal cepat. Perbedaan 3-4 jam itu lamaa sekali lho. Serius. Waktu saya kesana, saya berangkat naik express dan pulang naik muria, lumayan kerasa bedanya. Tapi saya sih nyaman-nyaman saja, karena saya suka laut, hehehe.
Siapkan juga obat mual ya kalau mudah mual (ini lebih saya sarankan kalau anda naik express bahari, karena kalau naik muria malah tidak terlalu kerasa, menurut saya ya).

Di sekitar pelabuhan Karimun Jawa
3.       TIBA DI KARIMUN JAWA
Selamat, anda sudah sampai di Karimun Jawa. Anda akan turun di pelabuhan. Pertanyaannya sekarang, kemana tujuan anda? Apakah anda ikut rombongan atau backpacker sendirian? Tenang, saya akan menjawabnya. Untuk rombongan, anda bisa menunggu jemputan atau telpon agen travel kalau belum dijemput. Atau bisa sewa angkutan yang nangkring di sekitar pelabuhan (biasanya sih yang nangkring ini sudah ada klientnya yang mau dijemput). Untuk yang backpacker grup kecil atau sendirian, silahkan naik becak atau ojek (kalau ada). Kalau sudah tahu sejak awal datang sendirian, cepat-cepatlah mencari becak, karena nanti rebutan sama yang lain, hehe. Kalau mau jalan juga bisa, asal sudah tahu arahnya. Perlu saya ingatkan pulaunya itu cukup besar lho dan dari pelabuhan ke daerah penginapan, apalagi yang apung, itu cukup jauh. 

4.       TIBA DI PENGINAPAN
Jika sudah di penginapan, biasanya sore hari, anda bisa jalan-jalan ke dermaga dekat alun-alun sekalian melihat sunset dan makan malam di sekitar alun-alun. Yang disebut sebagai alun-alun di pulau ini hanyalah sebuah lapangan rumput yang tidak terlalu besar dan di sekitarnya dikelilingi kios/gerobak makanan di malam hari. Biasanya disinilah para wisatawan mencari makan karena pilihannya cukup beragam dan areanya luas. Yang terkenal itu warteg di sekitar alun-alun, saya lupa namanya. Saya juga bingung kenapa bisa terkenal, karena menurut saya sih biasa aja, harganya juga tidak murah-murah banget, hehehe. Kalau bosan makan di alun-alun, bisa mencari kios nasi goreng di sekitar kios pusat oleh-oleh di Karimun. Atau warung lainnya. Tapi pusatnya memang yang di alun-alun itu

5.       EXPLORE PULAU

Siapkan tenaga untuk eksplor pulau cantik di sekitar pulau Karimun Jawa. Biasanya anda akan dibawa ke daerah utara dan daerah selatan, jadi nanti arahnya berbeda. Naiknya dari dermaga kapal di dekat alun-alun. Dulu saya ingat, lebih cantik yang mana di antara selatan dan utara, sekarang saya sudah lupa karena sudah lama. Kayaknya ada bedanya karena saya menginterogasi bapak pengemudi kapalnya. Tapi karena sudah lupa, jadi tidak saya ceritakan.

Oke, jika anda ikut rombongan, tinggal ikut kemana rombongan anda pergi. Jika anda backpacker grup kecil atau perseorangan, dan belum merencanakannya, tenang. Datang saja ke dermaga tersebut, lalu tanya-tanya dengan para pemilik kapal, bisa ikut trip tidak. Jika bukan masa liburan dan tidak terlalu banyak pengunjung, anda pasti akan diangkut. Tinggal nego saja dengan, berapa biaya yang perlu anda keluarkan tiap kepala. Kalau anda sendirian dan bisa mengambil hati si pemilik kapal, bisa jadi anda diangkut gratis dan mungkin cuma bayar uang rokok (belum pernah mengalami sih kalau di karimun jawa, tapi saya pernah ditawari saat di derawan).

Sewa kapal hoping island tergantung pada besar kapal dan jumlah pulau yang dikunjungi. Untuk kapal sedang, sekitar Rp1,5juta-2juta, perhari (tahun 2012, kalau saya tidak salah ingat, karena saya lupa itu biaya perhari atau per rute pulau yang dikunjungi). Itu bisa muat 15-20 orang. Biasanya di Karimun rutenya sudah tetap, pulaunya ini dan itu atau abis ini ya kesitu. Kalau anda mau sewa kapal secara pribadi ke pulau yang anda mau juga kayaknya bisa. Tinggal bilang saja.

Sebelum explore pulau, pengunjung biasanya akan dibawa ke penangkaran hiu dan bisa berenang bersama hiu. Kalau anda ikut paket travel/grup, biasanya tiket masuk sudah termasuk. Jika tidak, anda hanya membayar Rp5ribu (tahun 2012).

Setelah itu anda akan dibawa ke beberapa pulau lain di sekitar Karimun Jawa. Lamanya jarak tempuh berbeda-beda, bergantung jarak dan arah angin, rata-rata setengah-dua jam dari tiap titiknya.
Anda bisa diving atau snorkeling di Karimun Jawa. Sejauh ini, terumbu karangnya cantik-cantik (mungkin karena memang dibawanya ke spot yang cantik, hehe). 

Karimun Jawa bisa digolongkan sebagai tempat wisata yang letaknya lumayan dekat dan cukup terjangkau namun tetap indah&berkesan (bagi orang-orang yang tinggal di sekitar Pulau Jawa tentunya).
Sunset di salah satu pulau


Ada saran lain jika anda mau berkunjung ke Karimun Jawa, perhatikanlah cuaca dan musim. Jika sedang musim penghujan dan angin kencang di laut jawa, berhati-hatilah karena ada kemungkinan kapal tidak diizinkan untuk berlayar. Biasanya bulan yang dihindari adalah sekitar Desember-Januari, karena gelombang sedang tinggi di laut Jawa dan bisa saja anda terjebak di Karimun saat kapal tidak bisa berlayar. Sedangkan bulan yang dianggap paling oke adalah Juni-Agustus. Ini relatif sih, bisa berganti-ganti tergantung lautnya, hehehe. Tapi setidaknya bisa dijadikan referensi.

Selamat berlibur!!





Tidak ada komentar:

Posting Komentar